Hipertensi Rawan Menyerang Remaja

August 14, 2010 by  
Filed under Biofir News

Tekanan darah tinggi atau hipertensi umumnya dianggap sebagai masalah orang dewasa. Tapi remaja juga bisa mengalami kondisi ini. Karena itu ketahui apa saja penyebab naiknya tekanan darah pada seorang remaja.Dulu hipertensi pada remaja paling sering disebabkan akibat adanya masalah pada jantung dan ginjal, tapi kini hipertensi rawan menyerang remaja.

Tapi kini penyebabnya bisa bermacam-macam, meskipun belum dapat diidentifikasi lebih jelas. Karena berbagai faktor risiko bisa berkontribusi untuk mengembangkan kondisi ini.

Dr Muntner, seorang epidemiologis di New Orleans melaporkan dalam Journal of the American Medical Association bahwa tekanan darah tinggi atau hipertensi pada remaja mengalami peningkatan dari 1 persen menjadi 5 persen antara tahun 1989-2002.

Setidaknya ada tiga tipe remaja yang rawan kena hipertensi:

1. Remaja yang punya keluarga hipertensi
Tekanan darah tinggi memang cenderung dipengaruhi oleh turunan keluarga. Karenanya jika orangtua atau kakek neneknya memiliki hipertensi, maka faktor risikonya akan lebih tinggi.

Selain itu diketahui bahwa ras Afrika-Amerika lebih sering terkena hipertensi pada usia yang lebih muda dibandingkan dengan ras Kaukasia.

2. Remaja bertubuh gemuk
Kelebihan berat badan atau obesitas bisa menyebabkan hipertensi karena membutuhkan jaringan yang lebih banyak untuk membawa darah, oksigen dan nutrisi.

Karena volume darah meningkat, maka tekanan pada dinding arteri juga meningkat. Saat ini makin banyak remaja yang kurang melakukan aktivitas fisik yang membuat obesitas banyak terjadi pada kaum remaja.

3. Remaja dengan pola makan yang buruk
Sebagian besar remaja punya pola makan sembarangan dan jarang sekali yang mau mengonsumsi makanan sehat dan seimbang. Remaja lebih memilih junk food atau makanan yang mengandung kadar natrium tinggi.

Padahal kadar natrium yang tinggi membuat tubuh menarik air lebih banyak, kondisi ini dapat meningkatkan tekanan darah. Selain itu kurangnya asupan vitamin D juga mempengaruhi, karena kalium yang cukup bisa membantu menyeimbangkan jumlah natrium di dalam sel.

Perubahan hormon yang terjadi pada remaja juga turut mempengaruhi risiko tekanan darah tinggi. Perubahan hormon yang ada termasuk lonjakan dalam hormon seks testosteron dan estrogen. Namun efek dari perubahan hormon ini belum bisa dipahami sepenuhnya. Jadi waspadalah karena hipertensi rawan menyerang remaja.

Pencarian keyword :
, hipertensi pada remaja, penyebab hipertensi pada remaja, apakah darah tinggi bisa menyerang remaja?, remaja hipertensi, remaja dengan hipertensi, obesitas dapat menyebabkan hipertensi, Naiknya tekanan darah karena hormon, mengapa ras mempengaruhi hipetensi, masalah yang rawan terjadi pada remaja, Kenapa ras mempengaruhi hIpertensi

Apakah Tekanan Darah

January 24, 2010 by  
Filed under Biofir News

ukur tekanan darahApakah Tekanan Darah? Sebelum membahas mengenai tekanan darah tinggi atau hipertensi, ada baiknya Anda mengenal terlebih dahulu tentang tekanan darah. Saat Anda melakukan pemeriksaan fisik atau pemeriksaan klinis ke dokter, biasanya ada alat khusus yang digunakan oleh dokter untuk memeriksa tekanan darah. Alat untuk memeriksa tekanan darah disebut sphigmomanometer atau dikenal juga dengan tensimeter. Ada tensimeter digital dan ada juga tensimeter air raksa yang masih umum digunakan untuk pemeriksaan klinis.

Dokter akan melakukan pemeriksaan tekanan darah dengan menyuruh Anda duduk atau berbaring, karena itu posisi terbaik untuk mengukur tekanan darah. Lalu dokter biasanya akan mengikat kantung udara pada lengan kanan kecuali pada lengan tersebut terdapat cedera. Setelah itu, dilakukan pengukuran tekanan darah. Perbedaan antara tekanan sistolik dan diastolik disebut tekanan denyut.

Apa yang dimaksud dengan tekanan darah? Tekanan darah yaitu tekanan yang dialami darah pada pembuluh arteri ketika darah di pompa oleh jantung ke seluruh anggota tubuh manusia. Tekanan darah dibuat dengan mengambil dua ukuran dan biasanya terdapat dua angka yang akan disebut oleh dokter. Misalnya dokter menyebut 140-90, maka artinya adalah 140/90 mmHg. Angka pertama (140) menunjukkan tekanan ke atas pembuluh arteri akibat denyutan jantung atau pada saat jantung berdenyut atau berdetak, dan disebut tekanan sistolik atau sering disebut tekanan atas. Angka kedua (90) menunjukkan tekanan saat jantung beristirahat di antara pemompaan, dan disebut tekanan diastolik atau sering juga disebut tekanan bawah.

Setelah mengetahui tekanan darah, pasti Anda ingin mengetahui apakah tekanan darah Anda termasuk rendah, normal atau tinggi. Berikut ini penggolongan tekanan darah berdasarkan angka hasil pengukuran dengan tensimeter untuk tekanan sistolik dan diastolik:

Tekanan Darah Sistolik (angka pertama) Diastolik (angka kedua)
Darah rendah atau hipotensi Di bawah 90 Di bawah 60
Normal 90 – 120 60 – 80
Pre-hipertensi 120 – 140 80 – 90
Darah tinggi atau hipertensi (stadium 1) 140 – 160 90 – 100
Darah tinggi atau hipertensi (stadium 2 / berbahaya) Di atas 160 Di atas 100
Pencarian keyword :
, tekanan darah, Tekanan darah adalah, apa itu tekanan darah, apa itu tekanan darah?, takanan darah, rentang normal tekanan darah manusia, Rentang tekanan darah normal, tekana darah, apa dimaksud tekanan darah, Tekanan darah cmhg

Social Widgets powered by AB-WebLog.com.